LOGO BALAI LATIHAN KERJA DISNAKER
Beranda > Artikel > Led Westergren
Artikel

LED WESTERGREN

Posting oleh labkesdalobar - 5 Juli 2022 - Dilihat 163 kali

Pemeriksaan LED metode westergren merupakan baku emas dan direkomendasikan oleh ICSH. Hal ini karena metode ini memiliki fakta-fakta:

1. Pipet yang panjang hingga 200 skala, memungkinkan hasil LED mencapai hingga 160 mm/jam (bahkan lebih bila kondisi anemia), yang tidak dapat dijangkau oleh metode sejenis, rata-rata maksimal hanya 120 mm/jam.

2. Pengenceran darah menggunakan Natrium sitrat 3.8% selain untuk mengurangi volume darah terpakai, juga untuk melihat kecepatan penurunan LED dalam kondisi setengah encer, serta berfungsi sebagai antikoagulan langsung.

3. Pipet westergren memiliki diameter lubang yang cukup luas, sehingga secara logika semakin luas permukaan semakin ideal dan cepat LED dengan tidak dihambat luas permukaan, hal ini berbeda dengan pipet yg kecil atau semakin kecil semakin lambat penurunan laju eritrosit.

4. Metode westergren dibandingkan wintrobe memiliki keuntungan karena tabung mudah dicuci dan dibersihkan karena memiliki lubang dua buah diatas dan dibawah, sehingga istilah tabung bergeser menjadi pipet westergren.

5. Disisi lain, karena darah diencerkan dengan antikoagulan Natrium sitrat 3.8% maka, tidak dapat digunakan untuk hitung sel atau hemoglobin dengan benar, karena encer.

6. Metode ini kadang dapat dimodifikasi dengan mengganti pengencernya dengan NaCl 0.9% menggunakan darah EDTA atau tanpa pengencer menggunakan darah EDTA, bahkan ada yang menggunakan pengencer EDTA 10%.

7. Metode ini juga dapat dimiringkan posisi tabung, dengan telah disiapkan penyangga besi di salah satu sisi sehingga membentuk sudut miring. Istilahnya LED miring. (Sudah dibahas diposting sebelumnya)

8. Tabung dapat dicuci kembali sehingga dapat dipakai kembali untuk pemeriksaan, cocok untuk laboratorium yang bermodal kecil, tanpa harus sekali pakai buang.

9. Proses pemipetan dapat dibantu dengan alat bantu, karet pengisap, selang pengisap dan bola isap.

10. Peralatan mudah didapat dan murah harganya serta tidak memerlukan peralatan pendukung lainnya seperti listrik atau sarana lainnya.

 

Sumber: FB Ahmad Ripani Musyaffa


Banner